Review Odol Terbaik Di Indonesia
Kira-kira setengah jam yang lalu saya baru memposting artikel pertama di blog saya ini. Setelah menghabiskan sisa coffee milk saya (baca : kopi susu) yang bermerek alphabet... Oke jujur-jujuran aja,kopi susu ABC (manatau di endorse!)
Sampe mana tadi... Oh iya, setelah menghabiskan itu saya jadi ingin menulis artikel lagi. Singkatnya, saya ketagihan nulis! Lalu entah mengapa saya kok ingin mereview product. Karena menurut data statistik, cara mudah membuat blog menarik adalah membuat konten review.
Dan menurut orang bijak, memulai sesuatu yang besar hendaklah dari suatu hal kecil. Yah, sebetulnya karna saya tidak mempunyai barang branded nan hits untuk di review sih ;(
Kemudian saya jadi kepikiran untuk membuat tulisan tentang odol based on true story. Kenapa ? Karna permasalahan si odol ini begitu krusial di mata saya.
Jadi begini, di rumah saya kalau belanja bulanan selalu berdasarkan barang yang dipakai orang tua saya. Sedangkan mereka sudah berumur senja, a.k.a lansia. Tentu saja produk sanitary mereka berbeda dengan saya. Sebagai contoh, mereka pakai odol Sensodyne untuk gigi yang hampir lapuk. Saya yang terbiasa pakai odol Close Up jelas tidak match dengan pilihan hati ibu dan bapak saya.
Ini produk pilihan ortu saya
Ini produk pilihan saya
Namun karna isi lemari stok ada nya cuma Sensodyne 5 tube dan saya saat itu sedang kere sekali apa bole buat saya sikat juga itu odol.
Benar saja, tekstur Sensodyne lebih chalky dari Close Up. Dan rasa mint yang dihasilkan pun jauh berbeda hanya terasa segar saat digunakan pas mandi. Saat saya menggunakan Close Up, rasa mintnya terbawa sampai berjam jam, mulut saya terasa fresh dan bersih lama setelahnya. Efek samping nya saya jadi kurang percaya diri saat bersosialisasi dengan kerabat dan handai taulan.
Dari pengalaman saya ini, saya ingin memberi saran jikalau hal ini terjadi juga pada kalian sebaiknya kalian jangan ragu untuk meminta uang kepada ortu untuk membeli produk yang sesuai dengan preferensi masing-masing. Karena sesuatu yang dipaksakan itu tidaklah nyaman hasilnya.
Oke semoga postingan saya kali ini bermanfaat bagi kesejahteraan kita semua.
Till next post 😁
Berarti boleh juga neh buat saya yg menjelang manula walopun maseh keceh ..gigi rada ngilu kalo buat makan mnm yg adem2 gtu
BalasHapusbole om/tante dan saya pribadi yakin om/tante benar adanya masih kece :D
Hapus