Menjadi Ekstrovert, Introvert Dan Ambivert Bergantian Setiap Hari

Ada ratusan artikel dan puluhan buku yang menjelaskan secara rinci tentang 3 kepribadian ini. Tentunya kalian sudah pernah membaca atau mendengar tentangnya. Karena manusia itu umumnya senang mencari tau tentang dirinya masuk di golongan mana, klasifikasi nya apa dan bahkan sangat suka men-cocoklogy-kan peruntungannya. Misalnya dengan memantau ramalan horoscope harian. Saya sendiri juga senang baca-baca artikel seperti itu kok!:D

Di bahasan kali ini saya bukan ingin menjabarkan ulang tentang ciri-ciri atau tanda-tanda kamu termasuk yang mana, kalau itu sih sudah banyak yang tulis bisa kalian googling dengan mudah. Nah, yang ingin saya share kali ini adalah sudut pandang saya sebagai seorang Ekstrovert, Introvert dan Ambivert sekaligus.

 

Aku begini diluar, tapi aslinya aku juga begini dan begitu


Wah memangnya bisa begitu ? Kenyataannya tidak ada seseorang yang benar-benar menguasai satu kutub kepribadian 100%. Hanya kecenderungannya saja. Banyak faktor yang bisa mengubah kepribadian seseorang.

Diantaranya :

- Lingkungan

- Usia

- Peristiwa Baik/Buruk

-Tuntutan Tanggung Jawab

Dan masih banyak lagi.

Kebanyakan manusia dewasa bisa berubah kepribadian spontan tergantung dengan siapa dia berada saat itu. Saat bersama dengan orang atau circle (baca: teman)-nya yang klik, seseorang yang didiagnosa introvert juga bisa seheboh dan serame orang ekstrovert. Vice Versa, saat berdampingan orang yang tidak disukai, bahkan sang ekstrovert pun bisa se'sepi' si introvert.

Jadi kesimpulannya kita ini sebenarnya selalu berada di area Ambivert. Namun hal tersebut bisa berubah sesuai SItuasi, KONdisi, TOLeransi, PANtauan dan JANGkauan.

Dan yang terpenting judulnya bukan clickbait kan ;p

 

Till next post 😁



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masalah Identitas Akankah Dipermasalahkan ?

Review Odol Terbaik Di Indonesia